Pengertian Search Intent dan 5 Cara Mengidentifikasinya!

search intent adalah

Pernah mendengar istilah search intent? Mesin pencari seperti Google menjadi gerbang utama untuk menemukan informasi. Nah, search intent adalah penggerak tersembunyi di balik setiap kata kunci yang diketikkan oleh pengguna di mesin penelusuran (search engine). Memahami search intent merupakan hal yang sangat penting terutama dalam menentukan peringkat situs web Anda kelak. 

Selain itu, search intent adalah hal yang harus dipahami oleh seorang SEO content writer ketika akan menulis sebuah artikel; agar artikel yang ditulis, sesuai dengan keinginan pembaca.

Search Intent Adalah?

Search intent adalah maksud atau tujuan di balik kueri pencarian yang dimasukkan pengguna ke mesin pencari. Ini menjawab pertanyaan “mengapa” seseorang melakukan pencarian tertentu. Apakah mereka mencari informasi? Ingin membeli produk? Atau mungkin mencari situs web tertentu? 

Memahami maksud di balik pencarian ini membantu situs web untuk menyediakan konten yang paling relevan dan bermanfaat bagi pengguna. Misalnya, ketika ada orang yang mengetikkan “panduan memasak kue tart”, itu artinya, mereka menginginkan informasi mengenai cara memasak kue tart step by step.

Baca juga: apa itu backlink

Jenis-Jenis Search Intent

Ada beberapa jenis search intent yang umumnya diidentifikasi dalam SEO, yaitu:

  • Informational Intent (Niat Informasional): Pencarian dengan maksud untuk mendapatkan informasi tentang topik tertentu. Contoh kueri ini adalah “cara membuat kue coklat” atau “siapa presiden pertama Indonesia”. Pengguna dengan niat ini biasanya mencari artikel, panduan, atau video yang menjelaskan topik tersebut secara rinci.
  • Navigational Intent (Niat Navigasional): Pencarian dengan tujuan untuk menemukan situs web atau halaman web tertentu. Contoh kueri ini adalah “Facebook login” atau “YouTube”. Pengguna dengan niat ini sudah tahu situs atau halaman yang ingin mereka kunjungi dan hanya menggunakan mesin pencari untuk menemukannya.
  • Transactional Intent (Niat Transaksional): Pencarian dengan tujuan untuk melakukan transaksi, seperti membeli produk atau layanan. Contoh kueri ini adalah “beli iPhone 13” atau “langganan Netflix”. Pengguna dengan niat ini biasanya siap untuk melakukan pembelian atau mengambil tindakan lain yang melibatkan transaksi.
  • Commercial Investigation Intent (Niat Investigasi Komersial): Pencarian dengan tujuan untuk membandingkan produk atau layanan sebelum membuat keputusan pembelian. Contoh kueri ini adalah “ulasan laptop terbaik 2023” atau “perbandingan harga tiket pesawat”. Pengguna dengan niat ini sedang dalam tahap penelitian dan belum siap untuk melakukan pembelian langsung.

Cara Mengidentifikasi Search Intent

Mengidentifikasi search intent juga tidak sesulit yang Anda bayangkan kok, berikut cara-caranya:

1. Analisis Kata Kunci

Perhatikan kata kunci yang digunakan pengguna, seperti:

  • Kata kerja: “beli”, “pesan”, “cari”, “download”, “daftar”
  • Kata sifat: “terbaik”, “murah”, “terbaru”, “lengkap”
  • Kata-kata ini memberikan petunjuk tentang apa yang ingin dicapai pengguna dengan pencarian mereka.

2. Riset SERP (Search Engine Result Page)

Lihat hasil pencarian untuk kata kunci tersebut. Apakah artikel informatif, produk, atau website tertentu? Hal ini dapat membantu Anda memahami jenis konten yang dicari pengguna. Bagi Anda yang baru belajar SEO, melakukan riset SERP dapat menjadi latihan perdana Anda untuk terus meningkatkan skill dalam dunia SEO ini.

3. Pertimbangan Konteks

Pertimbangkan konteks pengguna. Apa yang mungkin mereka lakukan saat melakukan pencarian? Apakah mereka di rumah, di kantor, atau di perjalanan? Memahami konteks dapat membantu Anda menentukan jenis informasi yang mereka cari.

4. Alat Bantu Search Intent

Gunakan alat bantu search intent seperti Google Keyword Planner, SEMrush, atau Ahrefs untuk mendapatkan wawasan tentang search intent untuk kata kunci tertentu. Alat-alat ini dapat memberikan data tentang volume pencarian, tren pencarian, dan kata kunci terkait.

5. Analisis Perilaku Pengguna

Pantau perilaku pengguna di website Anda. Halaman mana yang mereka kunjungi? Apa yang mereka klik? Data ini dapat membantu Anda memahami apa yang dicari pengguna di website Anda dan bagaimana Anda dapat meningkatkan konten Anda untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Sekali lagi, search intent adalah aspek penting dalam dunia digital. Dengan memahami search intent, Anda dapat menghadirkan konten yang lebih relevan dan bermanfaat bagi pengguna, meningkatkan SEO website Anda, dan mencapai tujuan bisnis Anda.

Baca Juga: Keahlian dan Tugas SEO Specialist yang Dibutuhkan di Era Digital